waktu itu aku baru saja lulus SMA, remaja yang sedang mencari jati diri dan masih picik dengan dunia. sedang dihadapkan pada proses pengambilan keputusan untuk kehidupanku selanjutnya, mulai dari menentukan mau kuliah dimana, jurusan apa, mau jadi apa, dan memulai untuk bersikap dewasa. ya, harapanku waktu itu aku hanya ingin jadi orang sukses.
aku ingin jadi orang sukses
seorang teman yang mendengar perkataanku ini langsung mengamini, dan menanyakan definisi sukses padaku.
sukses itu hidup bahagia, banyak duit, rumah mewah, mobil, dan hal2 lain yang berbau materi
itu kataku.
dia hanya tertawa
’sukses’ mu terlalu umum, terlalu luas, pasti kau akan bingung jika kutanya, bagaimana kau akan meraih kesuksesan itu.
kali ini aku terdiam
sukses itu bisa melakukan apa yang kita suka dan kita dibayar karenanya
waaw, pengertian sukses yang begitu sederhana dan jelas, pikirku. brilian
dia menambahkan, seorang karyawan bergaji puluhan juta rupiah mungkin tak lebih ’sukses’ daripada seniman jalanan yang setiap lagunya hanya diberi beberapa keping ratusan, seniman jalanan loh ini, bukan pengamen, tapi benar2 seniman yang mencintai pekerjaannya, bukan orang yang menganggap mengamen adalah kutukan.
kau tak akan mungkin merasa sukses, meskipun kau bekerja dengan upah puluhan juta jika kau tak mencintai pekerjaanmu, kau orangnya susah diatur dan terlalu bebas, mungkin kau akan lebih mencintai pekerjaan penuh kebebasan seperti seniman atau pemilik modal, yang tak harus bekerja dibawah ritualitas membosankan atau tekanan. kau tak akan mencintai pekerjaan yang terlalu mengikat
ugh, kata2nya menohok sekali.
sampai sekarang definisi sukses yang dikemukakan seorang teman itu terus melekat di jiwaku. mungkin ini juga yang waktu itu mendasariku memilih jurusan ilmu komputer, waktu itu aku seorang anak SMA yang sedang senang2nya dengan internet. memilih jurusan ini dengan pertimbangan nantinya aku akan bekerja di bidang yang berhubungan dengan internet, melakukan semua yang aku suka dengan internet dan digaji karenanya.
ah pemikiran yang terlalu sederhana waktu itu. karena nyatanya tak ada pekerjaan seenak itu
ketika aku membuatkan sebuah blog untuk seorang teman, membantunya soal dunia wordpress-an yah.. meski untuk hal2 ini ilmuku cukup cetek, menjahit baju atau rok yang kemudian kupakai sendiri, merangkai manik2 membuat gelang, kalung, atau sekedar iseng, membuat barang2 yang kata teman2ku unik, aku merasa setengah sukses. ya setengah sukses karena aku bisa melakukan apa yang aku suka, dan kenapa hanya setengah? karena aku belum menerima atau belum bisa mengambil ‘pembayaran’ dari apa yang aku lakukan.
sekarang, definisi sukses buatku bergeser, terpengaruh olehnya, tak harus ber-uang banyak, asal bisa bebas melakukan apa yang aku suka, dan dibayar karenanya aku akan merasa sukses. mungkin aku akan lebih memilih hidup sebagai penjahit, membuat pakaian seperti mauku, lalu menjualnya, daripada kerja kantoran, duduk di kursi berjam2, berangkat pagi pulang petang. mungkin aku akan memilih menjadi desainer ubin (jangan tertawa membacanya, aku senang melihat lantai yang penuh warna namun aku bingung dimana mencari ubin yang seperti itu) daripada bekerja dengan penuh ikatan.
aku akan jadi orang sukses, bekerja seperti mauku, dan digaji karenanya
hm… apa anda sudah ’sukses’ dengan apa yang anda kerjakan sekarang?



12 responses so far ↓
Aday // July 11, 2009 at 10:30 pm |
PERTAMAAAAAAAAAAAXX…!!!
Saya harus sukses!!
hohoho….
HARUS!!!
hehe….
pramudianti // July 11, 2009 at 10:38 pm |
KEDUAAAAAAAAAAAAAAAAAXX…!!!
harus?!
yaaa d
tapi suksesan aku, tetep..
wakakakakaka
james // July 12, 2009 at 1:49 am |
sukses bwt aye adalah bisa bikin orangtua bahagia, ngebiayain adek2 sampe slese kuliah n bs bekerja dng layak. hahaha..cukup terarah dan ga abstrak kan kan kan…
pramudianti // July 12, 2009 at 8:03 am |
amiiiiin….
Parus // July 12, 2009 at 5:36 am |
Adhi Pras likes this.
pramudianti // July 13, 2009 at 11:28 am |
likes this juga
anin // July 12, 2009 at 11:30 pm |
Ayo dit, bikin manik2 lagi!
eh, kalo gelang2mu yg ditempetku gak kamu ambil, tar tak pek lho..
ejak juga pasti mau gelang gratisan..
pramudianti // July 13, 2009 at 11:37 am |
hehehe
(
kemaren brenti bikin manik2, alasannya mau TA, tapi TA gak dikerjain juga nin..
huhuhuw
aku malah akhirnya mengorbankan semuanya gara2 sok sokan mau konsen ke TA
jangan diambil gratisan, semua ada harganya
hehehe
AF Mode // July 14, 2009 at 5:51 am |
hahahoho…
sukses itu… sukses…
pramudianti // July 14, 2009 at 10:32 am |
heh?
dasar orang aneh, kkn aja yg bener :p
Aday // July 14, 2009 at 7:56 am |
adhi pras korban fesbuk :p
pramudianti // July 14, 2009 at 10:33 am |
kamu jugaaaaaaaa