saya cemburu!

Posted: November 1, 2010 in aku, opini

kadang kala saya merasa cemburu.
bukan, bukan cemburu karena ‘cinta’ yg seperti itu.
mungkin yg saya alami ini lebih tepat dikatakan sebagai IRI.
ah tapi saya lebih senang menyebutnya cemburu, karena iri kadang diartikan sebagai harapan tak sampai, dan ini bukan melulu soal itu.

saya cemburu kepada akhwat-akhwat di masjid kampus yang mendengarkan kajian pagi itu dengan membawa serta buah hati mereka.
ya, saya cemburu, kalau ini bisa kita sebut sebagai iri, karena memang saya ingin seperti itu namun tidak (atau belum) kesampaian.
melihat gadis-gadis kecil nan lucu dengan kerudung imutnya. duduk bersama ibunya di masjid. membantu ibunya membawakan tas. ah lucu nian.
atau bayi lelaki dalam gendongan ibunya, tenang, bersih, terlihat ketlatenan seorang ibu merawat buah hatinya.
ya saya sungguh sangat iri.
melihat pasangan muda dengan penampilan yang ‘agamis’ dan menggandeng putra-putri mereka.
waaa kapan giliran saya?
hehehehe

saya cemburu kepada akhwat-akhwat yang begitu ‘indah’
ya, saya juga cemburu kepada mereka, sikap santunnya, lemah lembutnya, senyum ramahnya, pakaiannya sopannya.
saya cemburu, bisa jadi calon suamiku nantinya terpesona melihat mereka.
saya cemburu, karena mungkin saya bukan termasuk yg seperti itu. (ya semoga saja nantinya saya bisa seperti itu)
jagalah diri kalian, jangan terlalu dekat dengan lelaki yang bukan mahram, karena mungkin selain saya, banyak wanita-wanita lain yang akan cemburu kepada kalian.
jaga diri kalian, menikahlah, dan jangan buat kami yang masih single ini cemburu karena seorang lelaki diam-diam melirik kalian.

saya cemburu kepada mereka yang sudah menikah
ya, saya cemburu, kepada teman-teman seusia saya, bahkan yang lebih muda dan lebih dulu mempunyai kesiapan menikah daripada saya.
dengan segala pikiran positif mereka, tentang rejeki, tentang cita-cita, tentang cinta, dan semuanya, bukan menjadikan halangan untuk mereka menikah, justru menjadi pendorong mereka membangun rumah tangga.
saya cemburu dengan mereka.
saya ingin seperti itu, namun lagi-lagi saya merasa ‘belum’.

saya cemburu kepada orang yang merasa cukup dengan apa yang dia punya
kadang kala, saya merasa ingin sesuatu yang lebih. melebihi apa yang sudah saya punyai sekarang.
dan ada suatu kondisi dimana kemudian saya melihat ke sekeliling, dan tersadar.
ini hanya soal rasa syukur.
dan alangkah naifnya saya ketika saya menolak suatu ‘rejeki’ hanya karena merasa itu ‘terlalu kecil’ untuk saya.
astaghfirulloh..

saya cemburu kepada mereka yang mampu melakukan banyak dalam keterbatasannya
ya, saya cemburu.
karena kadang saya membuat diri saya merasa ‘terbatas’ dan akhirnya menyerah.
kadang saya merasa tak mampu, hingga akhirnya tak mau mencoba melangkah.
kadang saya merasa perlu didorong, padahal saya sudah mempunyai apa saja yg saya butuhkan untuk maju.
ah, andai saya bisa seperti mereka, menyadari ketidakterbatasannya karunia Alloh dalam kondisi keterbatasan mereka.

dan saat ini saya hanyalah manusia yang baru bisa mencemburui itu semua. semoga secepatnya, saya bisa menjadi hambaNya yg lebih baik. mohon doanya kawan..

Advertisement
Comments
  1. the whale says:

    Amin :-bd

  2. Robby says:

    wah, maaf numpang baca. tapi mbak ketika aku melihat judul blog anda anda termasuk dalam orang yang berpendirian yah. tapi sangat sulit mendengar kata orang. hehehe, jangan iri, setiap orang itu punya jalan masing2, seperti pemikiran anda pasti berbeda dengan teman anda. walau banyak yang setuju, belum tentu pemikiran itu sama semua. begitu juga dengan perjalanan itu ditentukan dengan pemikiran, karena harus memilih yang menggunakan pemikiran itu sendiri. setiap kali anda merasa iri pada perjalanan orang lain anda akan selalu melihat iri pada sekeliling anda, dan anda akan selalu berada di belakang orang. akan sangat sulit mencapai mimpi anda yang menginginkan kedamaian.

    • pramudianti says:

      kadang kala, penilaian orang bisa saja salah, dan bisa jadi, saudara saya yang 22 tahun hidup bersama saya ‘tidak mengenal siapa saya’ jadi menyimpulkan sifat seseorang dari judul blog juga belum tentu benar :)
      terima kasih sudah mampir, ditunggu kunjungan selanjutnya

  3. dinoel says:

    huniiiiiiiiiiiiiiiiiii..
    nanti tak pinjemin si dedek..
    kalo mau kamu ajakin ikut kajian..
    hehehehe…
    (nanti malah beneran matiin pasaranmu kali ya?)
    hehehehe…

  4. geofisika42 says:

    hai pencemburu,menurutku segala sesuatu itu tidak selalu harus disegerakan..
    selayaknya kita punya konsep hidup atau peta hidup.
    dahulukan poin penting dalam hidup.
    tapi klo menikah tidak menjadi halangan tentu saja tidak menjadi masalah..hehe

    apa sebaiknya harus dipikirkan kesiapan lahir batin dulu..

  5. hoho says:

    amiin…sukses gan…hehe

  6. paw says:

    akan tiba waktunya, sayang..
    sungguh Allah yang tahu apa yang terbaik bagi hambaNya..
    Dia akan memberimu start, saat semua berjalan dg sisi terbaiknya. tapi memang kita jarang mengetahuinya, atau bahkan tak bisa menyadarinya..
    berusaha, berdoa, dan berprasangka baik pada Allah, hanya itu yang bisa kita lakukan..

    ~salam sayang dari tangerang

  7. tami says:

    maaf bu saya mau numpang berkomentar… kalo saya sendiri lebih tentang kepercayaan saya terhadap laki2 dan tentang keikhlasan lahir dan batin saya, membuat saya belum terpikir untuk menikah, tapi saya tidak ‘cemburu’ (saya pinjam istilahnya bu) kepada mereka yang sudah menikah…

    ketika Dita sudah siap dengan pernikahan
    semoga Dita mendapatkan yang terbaik..

  8. amin… semoga kecemburuan itu menghangatkan.. bukan membakar.. hehe..
    karena cemburu adalah sesuatu yang harus ada, mulia jika diletakkan pada tempatnya,
    jika hilang maka akan hilang berbagai keutamaan, namun jika berlebih akan sebabkan kebakaran..

    aku cemburu padamu yang bisa mencemburui hal-hal itu, sementara aku masih sibuk dengan diriku sendiri, tidak memperhatikan keadaan sekitarku.. T.T

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s